11. Date
📌 Definisi “Date” di WordPress
Date adalah fitur atau elemen di WordPress yang digunakan untuk menampilkan tanggal suatu postingan dipublikasikan atau diperbarui.
Tanggal ini biasanya muncul di bagian atas atau bawah judul artikel, tergantung tema yang digunakan.
🎯 Fungsi “Date”
Date berfungsi untuk memberi informasi waktu kepada pengunjung mengenai kapan suatu konten dibuat atau terakhir diperbarui. Hal ini membantu pembaca mengetahui apakah informasi yang disajikan masih relevan atau sudah lama dipublikasikan. Selain itu, tanggal juga membantu dalam pengarsipan konten serta meningkatkan kepercayaan karena menunjukkan transparansi waktu publikasi.
12. Site Logo
📌 Definisi “Site Logo” di WordPress
Site Logo adalah fitur di WordPress yang digunakan untuk menampilkan logo resmi website pada bagian tertentu, biasanya di header. Logo ini menjadi identitas visual utama yang mewakili nama, brand, atau organisasi pemilik website.
Site Logo dapat diatur melalui menu Site Identity atau menggunakan blok “Site Logo” pada editor tema berbasis blok.
🎯 Fungsi “Site Logo”
Site Logo berfungsi sebagai identitas dan penanda resmi website agar mudah dikenali oleh pengunjung. Selain memperkuat branding, logo juga membantu membangun kesan profesional dan konsisten pada tampilan website. Biasanya, logo dapat diklik dan otomatis mengarahkan kembali ke halaman utama (homepage), sehingga juga berfungsi sebagai bagian dari navigasi.
13. Site Title
BNEWS
📌 Definisi “Site Title” di WordPress
Site Title adalah nama resmi dari sebuah website yang ditampilkan di bagian header, tab browser, atau hasil pencarian. Site Title biasanya diatur saat pertama kali membuat website dan bisa diubah melalui menu Site Identity di pengaturan WordPress.
🎯 Fungsi “Site Title”
Site Title berfungsi sebagai identitas utama website yang memberi tahu pengunjung tentang nama atau brand situs tersebut. Selain itu, judul situs juga membantu dalam optimasi mesin pencari (SEO) karena muncul di hasil pencarian dan tab browser. Dengan Site Title yang jelas dan sesuai, website menjadi lebih mudah dikenali, profesional, dan terpercaya.
14. Youtube Embed
📌 Definisi “YouTube Embed” di WordPress
YouTube Embed adalah fitur atau blok di WordPress yang digunakan untuk menampilkan video dari YouTube langsung di dalam halaman atau postingan website tanpa perlu mengunggah ulang videonya.
Pengguna cukup menempelkan link video YouTube, lalu WordPress akan otomatis menampilkannya dalam bentuk pemutar video (player).
🎯 Fungsi “YouTube Embed”
YouTube Embed berfungsi untuk menyajikan konten video secara langsung di website agar pengunjung bisa menonton tanpa harus pindah ke YouTube. Fitur ini membantu membuat halaman lebih interaktif, menarik, dan informatif, terutama untuk tutorial, presentasi, promosi produk, dokumentasi kegiatan, atau konten edukasi. Selain itu, penggunaan embed juga lebih efisien karena tidak membebani penyimpanan website.
15. Spotify Embed
📌 Definisi “Spotify Embed” di WordPress
Spotify Embed adalah fitur atau blok di WordPress yang digunakan untuk menampilkan konten dari Spotify, seperti lagu, album, playlist, atau podcast, langsung di dalam halaman atau postingan website.
Pengguna cukup menempelkan tautan Spotify, lalu WordPress akan otomatis menampilkan pemutar (player) yang bisa digunakan pengunjung untuk memutar audio.
🎯 Fungsi “Spotify Embed”
Spotify Embed berfungsi untuk menghadirkan konten audio secara langsung di website tanpa perlu mengunggah file musik sendiri. Fitur ini sangat berguna untuk menampilkan playlist pilihan, podcast, atau lagu tertentu sebagai bagian dari konten promosi, hiburan, maupun edukasi. Selain membuat website lebih interaktif dan menarik, fitur ini juga tidak membebani penyimpanan server karena audio tetap diputar dari platform Spotify.
16. Term Name
📌 Definisi “Term Name” di WordPress
Term Name adalah nama atau label dari suatu istilah (term) dalam sistem taksonomi WordPress, seperti kategori (category) atau tag. Term Name merupakan judul yang digunakan untuk mengidentifikasi dan menampilkan suatu kelompok konten.
Contohnya, jika kamu membuat kategori bernama Teknologi, maka “Teknologi” itulah yang disebut sebagai Term Name.
🎯 Fungsi “Term Name”
Term Name berfungsi untuk memberi identitas pada kategori atau tag sehingga artikel dapat dikelompokkan dengan rapi dan terstruktur. Dengan adanya Term Name, pengunjung dapat dengan mudah memahami topik suatu postingan dan menemukan konten lain yang masih berkaitan dalam kelompok yang sama. Selain itu, Term Name juga berperan dalam navigasi dan membantu optimasi mesin pencari (SEO) karena menjadi bagian dari struktur konten website.
17. Login/Out
📌 Definisi “Login/Logout” di WordPress
Login adalah proses masuk ke dalam dashboard WordPress menggunakan username dan password untuk mengakses serta mengelola website.
Logout adalah proses keluar dari akun agar sesi akses berakhir dan tidak bisa digunakan tanpa masuk kembali.
🎯 Fungsi “Login/Logout”
Login berfungsi untuk memberikan akses kepada pengguna yang memiliki izin, seperti admin, editor, atau penulis, agar dapat membuat, mengedit, dan mengatur konten website. Sementara itu, logout berfungsi untuk menjaga keamanan dengan memastikan akun tidak tetap aktif setelah selesai digunakan, terutama saat memakai perangkat bersama. Fitur ini penting untuk melindungi data dan mencegah akses yang tidak sah ke dalam sistem website.
18. Button
📌 Definisi “Button” di WordPress
Button adalah elemen atau blok di WordPress yang digunakan untuk membuat tombol interaktif yang dapat diklik oleh pengunjung website. Tombol ini biasanya berisi teks ajakan seperti Baca Selengkapnya, Daftar Sekarang, atau Hubungi Kami.
🎯 Fungsi “Button”
Button berfungsi untuk mengarahkan pengunjung ke halaman lain, formulir, produk, atau tautan tertentu dengan cara yang lebih jelas dan menarik dibandingkan link biasa. Tombol juga membantu meningkatkan interaksi dan tindakan pengguna (call to action), sehingga website terlihat lebih profesional, terstruktur, dan efektif dalam menyampaikan tujuan atau promosi.
19. Code
<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
<meta charset="UTF-8">
<title>Shark Animation</title>
<style>
body{
margin:0;
background:linear-gradient(#001f3f,#0074D9);
overflow:hidden;
height:100vh;
}
.ocean{
position:relative;
width:100%;
height:100%;
}
.shark{
position:absolute;
top:50%;
left:-200px;
font-size:80px;
animation:swim 8s linear infinite;
}
@keyframes swim{
0%{ left:-200px; transform:translateY(0); }
50%{ transform:translateY(-30px); }
100%{ left:110%; transform:translateY(0); }
}
.bubble{
position:absolute;
bottom:-50px;
font-size:20px;
animation:bubbleUp 6s linear infinite;
}
@keyframes bubbleUp{
0%{ transform:translateY(0); opacity:0; }
50%{ opacity:1; }
100%{ transform:translateY(-110vh); opacity:0; }
}
</style>
</head>
<body>
<div class="ocean">
<div class="shark">🦈</div>
<div class="bubble" style="left:20%;">🫧</div>
<div class="bubble" style="left:50%; animation-delay:2s;">🫧</div>
<div class="bubble" style="left:70%; animation-delay:4s;">🫧</div>
</div>
</body>
</html>
📌 Definisi “Code” di WordPress
Code adalah blok di WordPress yang digunakan untuk menampilkan potongan kode pemrograman secara langsung di dalam halaman atau postingan tanpa dijalankan sebagai fungsi aktif.
Blok ini biasanya digunakan untuk menampilkan kode seperti HTML, CSS, JavaScript, atau bahasa pemrograman lainnya dalam bentuk teks.
🎯 Fungsi “Code”
Code berfungsi untuk memperlihatkan contoh atau struktur kode kepada pengunjung, terutama pada website tutorial, dokumentasi, atau pembelajaran teknologi. Dengan blok ini, kode akan ditampilkan apa adanya dan tetap rapi tanpa mengganggu tampilan halaman. Fitur ini membantu menjelaskan materi teknis secara jelas dan profesional tanpa memengaruhi sistem website.
20. comments
📌 Definisi “Comment” di WordPress
Comment adalah fitur di WordPress yang memungkinkan pengunjung memberikan tanggapan, pendapat, atau pertanyaan terhadap suatu artikel atau halaman yang dipublikasikan di website.
Komentar biasanya muncul di bagian bawah postingan.
🎯 Fungsi “Comment”
Comment berfungsi sebagai sarana interaksi antara penulis dan pembaca. Melalui fitur ini, pengunjung dapat berdiskusi, memberikan masukan, atau menyampaikan opini terkait konten yang dibaca. Selain meningkatkan keterlibatan (engagement), komentar juga membantu membangun komunitas serta membuat website terlihat lebih aktif dan responsif.

Leave a Reply